Rumah di Jual Murah Via KPR

Di luar sana ada begitu banyak pihak yang menawarkan KPR atau Kredit Pemilikan Rumah. Tetapi di dalam memilihnya Anda juga harus lebih jeli dan teliti untuk menyesuaikannya dengan kemampuan dan kebutuhan Anda. Jangan sampai Anda hanya tergiur dengan DP maupun bunga yang rendah saja. Bahkan beberapa pihak tidak segan-segan menawarkan DP dan bunga rendah hingga dibawah 10% setiap tahunnya. Hal yang penting Anda ingat bahwa tidak semua KPR rumah di jual murah memang bank bersedia rugi memberikan kredit dengan suku bunga semakin turun setiap tahunnya. Hampir keseluruhan bank juga tentunya ingin mendapatkan keuntungan tinggi.

Baca Juga : KPR Rumah Tanpa DP

Sebagai salah satu contoh, ada KPR jual rumah murah yang memberikan tawaran suku bunga kredit terlihat lebih murah. Akan tetapi sebelumnya pihak pengembang perumahan dan pihak bank sudah terlebih dahulu melakukan kesepakatan guna menaikkan harga jual rumah yang Anda beli. Sebagai akibatnya Anda tidak akan dapat lagi membeli rumah dengan harga lebih murah seperti yang Anda inginkan. Bahkan bukan tidak mungkin jika harganya justru menjadi lebih tinggi dibanding dengan kemampuan Anda.

Bukan hanya itu, Anda juga harus lebih jeli di dalam memilih produk KPR. Karena tidak hanya KPR konvensional saja yang dapat dimanfaatkan, tetapi ada juga KPR Syariah maupun KPR Sejahtera. Dari sekian banyaknya KPR tersebut sistem kerja yang dimilikinya memang hampir mirip satu dan lainnya. Oleh karena itu Anda harus bisa memilih KPR yang memang paling sesuai dengan apa yang sekarang Anda butuhkan. Jangan sampai Anda terjebak hingga menyesal di masa depan nanti.

Dalam memanfaatkan fasilitas rumah di jual murah melalui KPR Anda juga harus memperhatikan di dalam kemudahan cara pembayaran. Apakah dalam hal ini Anda mendapat hidden cost yang harus Anda bayarkan diluar harga rumah? Jika iya, lebih baik Anda minta penjelasan sejak awal daripada nantinya Anda harus menanggung berbagai biaya yang membengkak. Anda harus menanyakan ke pihak bank mengenai surat-surat rumah yang Anda beli. Apakah hak milik atau justru hanya sebatas hak guna bangunan?