take over kpr

Beberapa Pertimbangan Sebelum Take Over KPR

Rumah merupakan keperluan pokok yang harus dipenuhi oleh semua orang, terutama bagi anda yang sudah berkeluarga. Saat ini untuk memiliki rumah sebagai tempat tinggal bisa dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya melalui KPR atau Kredit Pemilikan Rumah melalui suatu Bank atau pengembang tertentu. Program KPR merupakan kesepakatan jangka panjang anda dengan pihak Bank atau pengembang. Tidak jarang seorang nasabah tidak mendapatkan kepuasan atas pelayanan dan realisasi perjanjian di tengah perjalanan yang memaksa anda mengambil keputusan untuk take over KPR ke Bank lain. namun sebelum anda melakukannya, pastikan anda mempertimbangkan beberapa hal penting berikut ini.

  1. Take over KPR berarti anda mengikuti proses KPR dari awal

Saat anda memutuskan untuk pindah KPR dari Bank lama ke Bank baru yang anda pilih, maka anda akan diminta untuk memenuhi beberapa persyaratan sebagaimana saat pertama kali anda mengajukan KPR pada Bank sebelumnya seperti mengisi formulir aplikasi dan melengkapi berbagai dokumen persyaratan lain yang harus dilampirkan. Selain itu biaya yang anda keluarkan juga akan sama seperti saat pertama anda mengambil KPR, termasuk biaya administrasi perpindahan KPR. Maka sebelum anda pindah KPR pastikan anda telah memahami biaya apa saja yang akan dibutuhkan, anda dapat meminta keringanan dari bank baru. Biasanya anda yang memutuskan pindah KPR akan terkenal pinalti dari bank lama.

  1. Harus ada alasan untuk pindah KPR

Agar anda bisa pindah KPR dengan mudah, maka sertakan alasan yang logis dan mudah diterima tentang mengapa anda ingin pindah KPR. Alasan yang anda ambil bisa saja karena pelayanan yang tidak memuaskan atau suku bunga yang terlampau tinggi. Jika anda tidak memiliki alasan untuk melakukan pindah KPR maka permohonan anda akan ditolak.

  1. Pilih Bank pengalih kredit terbaik

Karena anda pindah KPR karena suatu alasan, maka anda harus mendapatkan Bank baru yang lebih baik dari sebelumnya. sebelum anda memutuskan pindah ke bank baru, sebaiknya cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai reputasi bank yang akan menjadi tempat pindah KPR anda. selain reputasinya, anda juga harus mengetahui kualitas pelayanannya, bunga cicilannya, dan lain-lain.

  1. Pastikan pihak bank lama mengeluarkan semua dokumen

Anda harus berusaha untuk meyakinkan agar bank lama mengeluarkan semua dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus proses pengalihan KPR. Dokumen yang akan anda butuhkan seperti surat pelepasan hak dan tanggung jawab atas aset yang dimiliki bank lama, dan dokumen lain seperti fotokopi sertifikat rumah, dan fotokopi surat akta jual beli, Izin Mendirikan Bangunan dan perjanjian kredit.